Judul Buku: Panduan Pengenalan Komputer Dasar
Penyusun: Heru Tjatur, Donny B.U., dan Mataharitimoer (ICT Watch), Fajar Eri Diyanto (Relawan TIK), Andri Aslan (APJII), Ade Sutedi, Adi Susetyaningsih, Andri Ikhwana, Dedi Sadudin Taptajani, Dewi Rahmawati, Dewi Tresnawati, R. Dini Destiani Siti F., Eko Walujodjati, Leni Fitriani, Ridwan Setiawan, Muhammad Rikza N., dan Rinda Cahyana (Institut Teknologi Garut/ITG), Erni Sulistyowati (PokdarTIK), Andri Johandri (Phytonesia), Auliya Millatina Fajwah, Anita Khairunnisa, Acep Zaelani, Nana Sukmana, dan Nakita Rizky Oktaviani (Bitread).
Penerbit: Common Room Networks Foundation
Tahun terbit: Cetakan Pertama Desember 2021
Jumlah halaman: 90 Halaman
Ukuran : 14,8 x 21 cm
ISBN: 978-623-5278-01-8

Buku Membangun Infrastruktur Internet Berbasis Kabel dan Nirkabel merupakan salah satu seri dalam program Sekolah Internet Komunitas (SIK) yang diterbitkan oleh Common Room Networks Foundation pada tahun 2021. Buku ini disusun sebagai panduan pembelajaran bagi masyarakat yang ingin memahami dasar-dasar pembangunan jaringan internet, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil. Kehadiran buku ini dilatarbelakangi oleh semakin pentingnya akses internet sebagai kebutuhan dasar masyarakat serta masih adanya kesenjangan digital di Indonesia.
Pada bagian awal, buku menjelaskan dua jenis infrastruktur jaringan yang paling umum digunakan, yaitu jaringan berbasis kabel dan jaringan nirkabel. Jaringan kabel menawarkan kestabilan koneksi, kecepatan tinggi, serta tingkat keamanan yang lebih baik karena menggunakan media fisik sebagai jalur transmisi data. Sebaliknya, jaringan nirkabel menawarkan kemudahan instalasi, fleksibilitas, dan mobilitas pengguna, meskipun kualitas sinyalnya lebih mudah dipengaruhi oleh hambatan fisik maupun gangguan lingkungan.
Pembahasan mengenai jaringan kabel difokuskan pada teknologi fiber optik dan Hybrid Fiber Coaxial (HFC). Fiber optik dijelaskan sebagai media transmisi berkecepatan tinggi yang menggunakan cahaya sehingga mampu mengirimkan data dalam jarak jauh dengan gangguan yang sangat kecil. Sementara itu, HFC menggabungkan kabel fiber optik dengan kabel koaksial untuk mendistribusikan layanan internet kepada pelanggan secara lebih efisien, terutama pada jaringan televisi kabel.
Pada jaringan nirkabel, buku ini memperkenalkan konsep Wi-Fi, standar IEEE 802.11, frekuensi kerja 2,4 GHz dan 5 GHz, serta berbagai topologi jaringan seperti infrastruktur (Basic Service Set/BSS) dan ad hoc (IBSS). Selain itu dijelaskan pula pentingnya keamanan jaringan melalui autentikasi dan enkripsi, serta langkah-langkah dasar dalam melakukan instalasi dan konfigurasi access point agar jaringan dapat beroperasi secara optimal.
Selanjutnya, buku ini membahas sistem pengalamatan jaringan menggunakan IPv4 dan IPv6. Pembaca dikenalkan dengan fungsi IP address sebagai identitas setiap perangkat dalam jaringan, pembagian network ID dan host ID, subnet mask, prefix length, private address, hingga special address. Perbedaan mendasar antara IPv4 dan IPv6 juga dijelaskan, terutama mengenai kapasitas alamat yang jauh lebih besar pada IPv6 beserta keunggulan konfigurasi otomatis dan efisiensi pengiriman paket data.
Topik lainnya adalah subnetting, yaitu teknik membagi satu jaringan besar menjadi beberapa jaringan yang lebih kecil. Buku menjelaskan bahwa subnetting bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan alamat IP, mempermudah pengelolaan jaringan, serta meningkatkan performa dan keamanan. Selain metode subnetting konvensional, pembaca juga diperkenalkan pada konsep Variable Length Subnet Mask (VLSM) yang memungkinkan pembagian subnet dengan ukuran berbeda sesuai kebutuhan jumlah host.
Bab lainnya membahas perangkat hub dan switch sebagai komponen utama dalam jaringan lokal. Buku menjelaskan perbedaan fungsi keduanya, jenis-jenis switch seperti unmanaged dan managed switch, serta berbagai fitur penting yang dimiliki managed switch, antara lain port security, port mirroring, multicast filtering, dan remote monitoring. Selain itu dijelaskan pula faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih perangkat jaringan dan prosedur dasar untuk melakukan pengujian konektivitas menggunakan perintah ping.
Materi mengenai routing menjadi bagian penting berikutnya. Router dijelaskan sebagai perangkat yang menghubungkan berbagai jaringan sehingga paket data dapat mencapai tujuan melalui jalur terbaik. Buku menguraikan fungsi utama router, komponen penyusunnya, serta berbagai jenis routing seperti routing statis, routing dinamis, dan routing default. Pembaca juga diberikan langkah-langkah dasar konfigurasi routing beserta metode pengujian untuk memastikan jaringan berfungsi dengan baik.
Selain routing dasar, didalam buku ini juga memperkenalkan konsep Autonomous System (AS), Autonomous System Number (ASN), dan Border Gateway Protocol (BGP) sebagai fondasi komunikasi antarjaringan berskala besar. Materi ini memberikan gambaran bagaimana penyelenggara layanan internet saling bertukar informasi routing sehingga konektivitas internet global dapat berjalan secara efisien. Walaupun bersifat pengantar, pembahasan ini penting untuk memperluas pemahaman pembaca mengenai arsitektur internet modern.
Secara keseluruhan, buku ini menyajikan materi secara sistematis mulai dari pengenalan media transmisi, pengalamatan IP, subnetting, konfigurasi perangkat jaringan, routing, keamanan jaringan, hingga teknologi VSAT dan pembangunan tower internet sebagai bagian dari infrastruktur telekomunikasi. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan disertai ilustrasi serta langkah-langkah praktis, buku ini menjadi referensi yang sangat bermanfaat bagi peserta Sekolah Internet Komunitas, pengelola jaringan komunitas, pelajar, maupun masyarakat umum yang ingin membangun dan mengelola infrastruktur internet secara mandiri.***
Untuk versi E-Book silakan klik tautan di bawah ini; https://s.id/BukuSeriSIK

