Kesenjangan infrastruktur dan keterbatasan jaringan internet, menjadi hambatan penyebaran informasi di Taliabu. Karena itu Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu dan Komunitas Common Room Taliabu menggelar diskusi membicarakan persoalan terse but, Kamis (22/1) kemarin.
Staff Ahli Pemkab Pulau Taliabu Hayat Fataruba mengatakan, keterbatasan internet membutuhkan dukungan dari semua pihak. Keberadaan komunitas Common Room, diharapkan bisa membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Menurutnya, di era digital masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pulau Taliabu harus menyatukan persepsi untuk bekerja keras. Di sisi lain, komunitas Common Room harus mempercepat penelitian sekaligus kesimpulannya. “Karena pemerintah daerah sangat membutuhkan internet yang masih menjadi kendala di lapangan,” jelasnya.
Diharapkan dalam dua tahun kedepan dari 2026-2027, Taliabu bisa bersaing dengan Pulau Jawa. “Mudah-mudahan kita bisa bersaing dengan Pulau Jawa dalam di era digital,” tutupnya.
Direktur Common Room Gustaff H. Iskandar mengatakan, kegiatan ini untuk melakukan penelitian dan advokasi program dan pengembangan serta pemanfaatan internet di Pulau Taliabu. “Ini dilaksanakan oleh teman-teman perkumpulan Air Putih, CMCI Universitas Padjadjaran (Unpad), Common Room yang bekerja sama dengan Pemkab Pulau Taliabu, termasuk rekan-rekan di Desa Bobong,” sebutnya.
Dijelaskannya, Taliabu memiliki kesenjangan infrastruktur, kapasitas teknis, literasi digital, pemanfaatan jaringan internet, termasuk kesenjangan lain yang sangat dibutuhkan. “Perlu diadakan kerja sama dan kolaborasi yang berurusan dengan masalah-masalah teknis, perlu juga ada terobosan-terobosan kebijakan dan regulasi, baik di tingkat pusat maupun daerah, supaya kesenjangan digital di Taliabu bisa kita atasi bersama,” jelasnya. Dia menambahkan, penyebaran Internet di Pulau Taliabu ini belum merata dan layanan tidak optimal dan cakupan secara keseluruhan belum dinikmati oleh masyarakat.***

Artikel ini ditulis oleh Hasman Sangadji dengan memuat foto karya Hasman yang telah ditayangkan di Harian Malut Post edisi Jumat, 23 Januari 2026.

