Balai Latihan Kerja (BLK) Don Bosco Sumba terus mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mendukung sektor pertanian di tengah tantangan keterbatasan air dan perubahan iklim. Terbaru, BLK Don Bosco Sumba bersama Common Room Networks Foundation melakukan uji coba dan commissioning Open Source Solar Powered Irrigation Tool (OSPIT), yakni sistem irigasi tetes otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan energi surya. Teknologi tersebut diuji coba di lahan demonstrasi Don Bosco, Desa Weepangali, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Kamis, 23 Juli 2026. Uji coba ini menjadi puncak dari rangkaian pelatihan intensif selama empat hari yang diikuti dengan kegiatan pembelajaran teori, praktik perakitan, pemasangan perangkat, pengujian sistem hingga commissioning di lahan pertanian.
Lahan demonstrasi tersebut selama ini biasa diolah oleh para aspiran atau pre-novis Rumah Pembinaan Don Bosco. Menariknya, teknologi OSPIT memungkinkan kondisi lahan dipantau dari jarak jauh melalui koneksi internet. Sistem ini secara otomatis dapat mengukur tingkat kelembapan tanah dan suhu lingkungan. Data tersebut kemudian menjadi dasar bagi sistem untuk mengaktifkan atau menghentikan irigasi tetes sesuai kebutuhan tanaman. Dengan cara ini, penggunaan air dapat menjadi lebih efisien karena irigasi diberikan berdasarkan kondisi lahan dan kebutuhan tanaman. Teknologi tersebut juga diharapkan mampu membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi risiko pemborosan air.
Mengandalkan Energi Matahari
Salah satu keunggulan OSPIT adalah sistem operasionalnya yang menggunakan panel surya dan baterai sebagai sumber energi. Dengan demikian, perangkat dapat beroperasi secara mandiri tanpa harus bergantung sepenuhnya pada jaringan listrik PLN. Selain sistem irigasi otomatis, perangkat OSPIT juga dilengkapi dengan titik akses Wi-Fi yang berpotensi dikembangkan untuk mendukung berbagai layanan digital di kawasan pedesaan. Peralatan pendukung sistem ini juga dapat diperoleh melalui pembelian secara daring maupun melalui toko atau reseller tertentu.
Dosen Perguruan Tinggi Ikut Pelajari Teknologi OSPIT
Pada hari terakhir kegiatan, sejumlah dosen dari Universitas Katolik (Unika) Weetebula dan Universitas Stella Maris (Unmaris) Sumba turut hadir bersama staf BLK Don Bosco. Mereka mengikuti sesi pengenalan teknologi, menyaksikan langsung demonstrasi sistem serta mempelajari konsep dasar, prosedur pengoperasian hingga pemeliharaan OSPIT. Kehadiran para akademisi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas penerapan teknologi smart irrigation melalui bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Perwakilan Kementerian Pertanian Kabupaten SBD juga turut mengunjungi lokasi untuk melihat secara langsung penerapan sistem irigasi tetes otomatis berbasis IoT tersebut.
Diharapkan Bisa Direplikasi Kelompok Tani
Direktur BLK Don Bosco Sumba, Br. Ephrem Santos, SDB, mengatakan penerapan teknologi tepat guna seperti OSPIT sangat relevan dengan kondisi wilayah Sumba. Menurutnya, Sumba memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaan sumber daya air, terutama di tengah kondisi perubahan iklim.
“Kami berharap teknologi ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran di BLK Don Bosco, tetapi juga dapat direplikasi oleh kelompok tani, sekolah, perguruan tinggi, dan berbagai lembaga di Nusa Tenggara Timur,” ujar Br. Ephrem.
Ia berharap pemanfaatan energi matahari yang dipadukan dengan teknologi IoT dapat membantu menciptakan sistem pertanian yang lebih efisien dalam penggunaan air, berkelanjutan dan mandiri. Melalui kolaborasi Common Room Netoworks Foundation, BLK Don Bosco Sumba, perguruan tinggi dan masyarakat, penerapan OSPIT diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan teknologi terbuka atau open source di sektor pertanian. Teknologi ini dinilai memiliki peluang untuk terus dipelajari, dikembangkan dan direplikasi sesuai kebutuhan masyarakat. Ke depan, penerapan sistem tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan, menghemat penggunaan air sekaligus mendorong transformasi digital di sektor pertanian, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).***
Artikel ini ditulis dan memuat karya foto Yanto Tena telah ditayangkan di media online Tenaers.com pada Kamis, 23 Juli 2026.
Tautan lengkap: https://www.tenaers.com/news/blk-don-bosco-sumba-uji-coba-irigasi-tetes-otomatis-berbasis-iot-bertenaga-surya-bisa-dikendalikan-dari-jarak-jauh/

