 |
|
 |
| |
|
|
 |
|
|
| |
|
|
 |
|
|
| |
|
Inspired by Edouard Manet's painting "Luncheon
on The Grass" (Le Déjeuner sur l’herbe,
1863.), four random participants were invited to join lunch
organized by the organization and informally discussing
Bandung city. The whole session was recorded into audio
tape, photographs and video. This project was presented
at Interupsi! Modus & Media, GSPI, Bandung, ID, 2003.
This project is a preliminary study for further conversation
project development, focusing on the theme of city.
Participants:
Mr. Deden Sambas
Mrs. Imas Mustikawati
Mr. Sain
Mrs. Sumiati
Team
members:
Gustaff H. Iskandar
R.E. Hartanto
Reina Wulansari
Roy Voragen |
| |
 |
| |
"Botram:
Boterham: Brood met boter en ham. Kata "botram"
dalam bahasa Sunda ternyata mirip dengan istilah Belanda “boterham”,
yang berarti roti isi mentega dan ham" _Reina Wulansari
& Roy Voragen, 2003
Proyek
ini dimulai melalui serangkaian pembicaraan yang kemudian
bermuara pada ketertarikan kami untuk membangun serangkaian
peristiwa, yang dilatari oleh sebuah tempat yang spesifik,
yaitu di Hutan Kota Babakan Siliwangi. Harus diakui bahwa
ketertarikan ini juga ikut dipengaruhi oleh apa yang kami
pikir kini tengah terjadi Hutan Kota Babakan Siliwangi—yaitu
tarik menarik kepentingan antara penyelenggara kota, pemilik
modal dan sebagian warga kota—yang tampaknya memang
menjadi satu hal yang umum terjadi di kota-kota besar di Indonesia,
atau mungkin juga beberapa kota lain di seluruh penjuru dunia.
Selain itu, kondisi Hutan Kota Babakan Siliwangi yang kami
pikir masih memungkinkan untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan
ruang privat yang cukup, juga ikut mendorong kami untuk meneruskan
proyek kami di tempat ini.
Makan
siang bersama (Sunda: botram). Hal inilah yang tampaknya menjadi
motif utama proyek kami. Bukan saja karena peristiwa ini kami
pikir adalah sebuah peristiwa yang menyenangkan, tapi lebih
dari itu adalah pola interaksi yang kami pikir menjadi satu
hal yang penting dari momen semacam ini. Selanjutnya kami
mengundang empat orang partisipan yang kami asumsikan tidak
saling mengenal, dan memiliki latar belakang yang saling berbeda,
untuk makan siang bersama di Hutan Kota Babakan Siliwangi.
Di sana kami juga membangun tenda kecil untuk mengantisipasi
hujan yang memang pada saat itu tengah sering terjadi.
“Luncheon
on the Grass” atau “Le Déjeuner sur l’herbe”,
judul untuk lukisan yang dibuat oleh Edouard Manet pada tahun
1863. Di dalam lukisan itu terlihat ada tiga orang—dua
orang lelaki dan satu orang perempuan dengan pose telanjang—yang
tengah melakukan santap siang bersama di sebuah taman. Di
latar belakang ada sesosok perempuan yang tengah mandi di
pinggir sungai, sehingga menambah kesan bahwa peristiwa makan
siang yang ada di dalam lukisan ini tentunya bukanlah sebuah
peristiwa biasa. Nah, kami mengawali proyek ini juga dengan
membicarakan lukisan Manet. Ada banyak versi penggambaran
bagi sebuah momen yang bernama makan siang bersama, proyek
ini adalah salah satu versinya. |
| |
 |
|
 |
|